aku ingin kamu ngerti dan paham walau tanpa dialog dan konsep, serta tanpa tekanan

lokasi foto : sanggar batik seraci

Jadi, ada alur cerita yang tercipta secara alami tanpa Konsep, tanpa tekanan, bahkan terkadang tanpa dialog. Lalu bagaimana audience bisa menangkap, mengerti, atau memahami pesan yang ingin disampaikan lewat konten baik berbentuk teks maupun video ?

awalnya saya belajar dari bayi yang belum bisa ngomong, tapi kita orang dewasa mengerti apa yang ingin disampaikan oleh si bayi. misalnya lewat nangis mungkin karena gerah, atau popok nya odah over ....., tertawa atau senyum ketika merasa senang dan bahagia, dll.
semakin beranjak dewasa dari bayi menjadi bocah atau apalah istilahnya, maka berubah juga cara dede bayi tadi dalam menyampaikan sesuatu.

nah, belajar dari situ saya coba menerapkan kedalam teknik atau strategi saya dalam menyampaikan sesuatu ke audience khususnya produk knowledge (karena saya saat ini berkecimpung di dunia marketing khususnya batik). 

teknik saya mempresentasikan sebuah produk bener2 tanpa konsep, bahkan tanpa diaog. misalnya kain batik cap, saya ngga jelaskan detail batik nya tapi langsung saya perlihatkan ini kain batiknya, kalau di jadiin kemeja, kurang lebih seperti kemeja batik yang saya gunakan ini.

simpel kan ?
yaaa ini cara saya....
nanti saya ceritakan lagi ya.....
sampai ketemu di postingan selanjut nya 


***
Andi nur Muh. Ichsan ( Andi iccank)
WhatsApp : 0811-8201-229
instagram : @andiiccankart @andi_iccank_art
biografi : https://saya.kesiniki.com
Fanpage fb : https://web.facebook.com/andiiccankart16

Komentar

Galerybatik.com

WhatsApp
0811-8201-22


Populer

Artis : Faradilla Yoshi

AR Foto : Human Interest (Donggala - Sulawesi Tengah)

sejarah : kapal phinisi dan saudagar Bugis Makassar